Saturday, 13 October 2012

Kategori: ,

Cita-Citaku Setinggi Tanah: Proses Menggapai Impian dengan Cara yang Baik


boleh.com
Cita-Citaku Setinggi Tanah: Proses Menggapai Impian dengan Cara yang Baik - Empat orang sahabat yang terdiri dari Agus (Muhammad Syihab Imam Muttaqin), Mey (Dewi Wulandari Cahyaningrum), Puji (Iqbal Zuhda Irsyad) dan Jono (Rizqullah Maulana Daffa), masing-masing memiliki impian yang sangat tinggi. May ingin jadi artis, Jono menjadi tentara, dan Puji hanya mau berbuat baik antarsesama. Tapi Agus agak berbeda, karena ia hanya memiliki cita-cita ingin makan di restoran padang. Tentunya hal tersebut jadi bahan tertawaan teman-teman di sekolahnya.

Pic by: chicmagz.com
Meskipun demikian, Agus tidak berkecil hati dan terus berusaha agar impiannya tersebut bisa terwujud. Ketika sekolahnya memberikan tugas untuk membuat karangan mengenai cita-cita, Agus kebingungan karena tidak tahu harus mulai dari mana. Tapi salah satu kerabatnya justru memberi masukan, kalau Agus sudah berada di jalan yang benar karena cita-cita tidak untuk ditulis melainkan harus diwujudkan.

Pic by: klimg.com
Setelah mendengar saran itu, Agus pun langsung giat menabung agar bisa makan di restoran Padang. Ketika hasil tabungannya semakin banyak dan siap digunakan untuk makan di restoran Padang, Agus mendapat musibah. Ia kehilangan semua penghasilannya itu. Agus pun putus asa dan menganggap cita-citanya itu sulit untuk dicapai.

Pic by: ceritamu.com
Sebelum menyimak filmnya, judul layar lebar perdana sutradara Eugene Panji ini tentu menimbulkan rasa penasaran mengapa disebut Cita-Citaku Setinggi Tanah (CCST), padahal yang biasa terucap ataupun didengar adalah cita-cita yang setinggi langit. Jawaban dari pertanyaan tersebut ternyata dibeberkan pada awal kisah film ini, mengapa Agus memiliki impian yang jauh berbeda dari kawan-kawannya.

Pic by: klimg.com
Sekilas memang terasa aneh ketika ada seorang anak yang hanya memiliki cita-cita makan di restoran Padang, sedangkan anak-anak yang lain lebih memilih untuk jadi tentara, artis, dan sebagainya. Namun ketika semakin mengikuti alur cerita film ini, penonton seakan dibawa ke dunia Agus dan mulai memahami sedikit demi sedikit makna dari impiannya tersebut.

Meskipun menawarkan kisah tentang proses pencapaian mimpi, di dalamnya ternyata tersirat sebuah sikap yang kemungkinan besar sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak masa kini, yaitu tentang kebersamaan. Agus dan kawan-kawan kerap saling berkunjung untuk meminta bantuan atau bermain tanpa memikirkan embel-embel materi, janjian lewat telepon dan sebagainya. Lewat adegan bersepeda mengarungi jalan-jalan di pedesaan dan menghabiskan waktu bersama di alam, hal tersebut terpaparkan sangat indah.

Secara keseluruhan, film ini sangat layak untuk ditonton oleh semua umur dan keluarga. Terdapat pesan positif mengenai pentingnya sebuah proses pencapaian ketimbang seberapa besarnya cita-cita itu sendiri. Ketika impian tersebut tercapai, maka akan jauh lebih berguna jika hasilnya bisa dinikmati bersama.

Cover Cita-cita Setinggi Tanah - 21cineplex.com
Sama halnya dengan tujuan dari film CCST yang seluruh pendapatannya akan disumbangkan untuk anak penderita kanker melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Jika Anda ingin ikut berpartisipasi demi kesembuhan anak penderita kanker, menonton film CCST yang dijadwalkan rilis pada tanggal 11 Oktober 2012, adalah salah satu cara yang tepat.


0 comments:

Post a Comment